Wise Word July 2008 (II)

By t724626

Dibalik Pintu 2 Dunia

 

Tergolek dirinya lemas, ….. ajal menjelang

Berharap ampunan datang sebelum kematian

Berkah datang iba bertemu

Langkah kaki kematian berirama sendu

Sungguh senang si pesakitan, ……. ragu

Sebentar lagi hilang semua kepenatan

Akankah dia senang di dunia seberang

Akankah amalan menyelamatkan

Wajah-wajah berdosa menanggalkan topengnya

Wajah-wajah duka mengiringi kepergiannya

Ragu…… menerawang kolong dunia

Insan bertaqwakah diriku

Ujarnya lirih,…… terpejam,……. kelu…….

 

 

Di dekat lorong dunia,

Rahman, 28—08—98

 

 

 

  • Kematian sebenarnya bukanlah akhir perjalanan hidup, tapi ketika orang-orang mengabaikanmu padahal engkau ditengah-tengah mereka. (anon)
  • Jarak paling dekat antara problem dan solusi adalah antara lutut dan lantai untuk bersujud. (anon)
  • Pantun oleh Rahman:

             Sampan menari menciutkan hati,

            ditengah laut luas membentang

           Wahai kawan baik berhati-hati,

           jangan makan haram nan terlarang.

 

 

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan